Foto: Kemlu

Menlu Retno Dorong Peningkatan Investasi Dua Arah Indonesia-Vietnam

Ceknricek.com -- Indonesia akan terus mendukung dan melindungi outbound investment di Vietnam, juga mendorong investasi Vietnam di Indonesia. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri RI, Retno L. P. Marsudi dalam pertemuan dengan Country Market Manager Traveloka Vietnam, Huynh May Thy, dan General Director Hai Nam Co. Ltd, Mrs. Nguyen Thi Thu Sac, Perusahaan importir perikanan di Ho Chi Minh City, Vietnam, Rabu (15/1).

Mengutip kemlu.go.id, Kamis (16/1), Menlu Retno menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong dibukanya jalur penerbangan langsung Indonesia-Vietnam oleh maskapai Indonesia. “Saya telah dan akan terus berkomunikasi dengan Menlu Vietnam untuk memfasilitasi izin pembukaan jalur langsung tersebut bagi maskapai-maskapai Indonesia,” kata Retno kepada Country Market Manager Traveloka Vietnam, Huynh May Thy. 

Pemerintah RO juga turut mendorong peningkatan konektivitas udara Indonesia-Vietnam melalui pembukaan 2 (dua) jalur penerbangan langsung Ho Chi Minh City - Bali pada tahun 2019. Pembukaan penerbangan langsung turut berkontribusi terhadap peningkatan jumlah wisatawan RI ke Vietnam sebesar 20 % dan jumlah wisatawan Vietnam ke Indonesia sebesar 21% pada tahun 2019. 

Menlu Retno Dorong Peningkatan Investasi Dua Arah Indonesia-Vietnam
Sumber: Kemlu

Pihak Traveloka menyampaikan, terbatasnya pilihan penerbangan langsung menjadikan harga tiket masih mahal. Pembukaan jalur penerbangan langsung oleh maskapai Indonesia akan berdampak signifikan pada peningkatan arus wisatawan.

Baca Juga: Indonesia-Vietnam Sepakat Tingkatkan Peran dalam Stabilitas Global

Dalam pertemuan dengan Hai Nam Co. Ltd, salah satu importir produk perikanan, Menlu RI dorong peningkatan impor produk perikanan Indonesia dari perusahaan tersebut. 

Tahun lalu, Hai Nam Co. Ltd mengimpor produk perikanan senilai kurang lebih US$2,5 dari Indonesia. “Selain peningkatan impor produk perikanan Indonesia, Indonesia juga harapkan Hai Nam Co. Ltd dapat melakukan investasi joint venture dengan perusahaan Indonesia untuk membangun pabrik pengolahan perikanan di Indonesia,” ujar Menlu.

Menlu Retno Dorong Peningkatan Investasi Dua Arah Indonesia-Vietnam
Sumber: Kemlu

Sehubungan dengan hal tersebut, Menlu Retno mengundang Chairman Hai Nam Co. Ltd berkunjung ke Indonesia untuk melihat potensi perikanan di beberapa daerah di Indonesia termasuk di Natuna.

Hai Nam Co. Ltd merupakan perusahaan perikanan swasta yang berdiri tahun 1982 dan memiliki 2500 pekerja. Hai Nam juga telah mengekspor seafood ke AS, Jepang, Eropa dan Taiwan. Hai Nam saat ini mengimpor produk perikanan dari beberapa negara termasuk Indonesia. 

Sementara Traveloka memulai ekspansinya ke beberapa negara di Asia Tenggara pada tahun 2015 dan menjadi salah satu unicorn Indonesia yang melakukan ekspansi ke Vietnam. Traveloka masih mendominasi pasar untuk travel aplikasi online di Vietnam dengan demand yang tinggi untuk sektor penerbangan.

BACA JUGA: Cek LINGKUNGAN HIDUP, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait