Foto: Doc. Anies Baswedan

Pemprov DKI-Jakpro dan Fortum Finlandia Sepakati Perjanjian Jual Beli Listrik

Ceknricek.com -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengumumkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangkit listrik dari sampah. Kerja sama tersebut disepakati Pemprov DKI Jakarta dengan BUMD PT Jakpro.

Selain itu ada pula kesepakatan kerja sama Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) atau PPA (Power Purchase Agreement) antara perusahaan publik asal Finlandia, Fortum, dengan PT PLN (Persero) dan PT Jakarta Solusi Lestari (JSL), perusahaan patungan PT Jakpro sebagai operator ITF Sunter.

"Ini babak baru dalam proses pembangunan proyek pengelolaan sampah antara di dalam kota atau Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara. Segala sesuatu yang dikerjakan Pemprov DKI Jakarta pada dasarnya merupakan proyek dan kebijakan jangka panjang dan bisa jadi lintas gubernur. Karena itu, pembangunan ITF yang telah digagas sejak 13 tahun lalu ini harus menjadi pelajaran berharga untuk proyek serupa di masa depan, agar lebih cepat dan efisien," ujar Anies dikutip laman Facebooknya, Kamis (17/10).

Foto: Doc. Anies Baswedan

Anies mengatakan, Pemprov DKI berencana membangun beberapa ITF lagi, minimal 3, agar Jakarta memiliki 4 ITF.

"Jika keempatnya selesai, Insya Allah persoalan sampah di Jakarta juga bisa selesai. Kepentingan kita di Jakarta adalah memastikan kota ini menjadi kota yang lestari. Bagaimanapun juga salah satu masalah terbesar adalah soal lingkungan hidup. Ini tidak bisa diselesaikan sendirian, ini harus dikerjakan bersama-sama," kata Anies.

Anies berharap proyek ITF Sunter menjadi kesempatan bagi investor dunia untuk menanamkan modalnya di Indonesia, khususnya Jakarta dan dapat menjalin kerja sama untuk pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Foto: Doc. Anies Baswedan

Baca Juga: Anies Baswedan Gubernur Yang Menyenangkan

"ITF Sunter kebetulan lokasinya berdampingan dengan Stadion, berdampingan dengan wisata Ancol, dan nantinya akan ada LRT yang lewat di sana. Kita rencanakan untuk 10-20 tahun yang akan datang, sama seperti ITF yang sudah direncanakan dari 13 tahun yang lalu," papar Anies.

Foto: Doc. Anies Baswedan

ITF Sunter direncanakan mampu mengubah sampah menjadi energi listrik 35MW dari material 2.200 ton sampah per hari. Pembangunan ITF Sunter dimulai dengan land clearing pada Juni 2019 dan diharapkan dapat mulai beroperasi penuh pada tahun 2022.

"Untuk PLN, kami sampaikan terima kasih. Mudah-mudahan di ITF ini kita bisa tunjukkan bagaimana proses konversi sampah menjadi listrik dan energi ini bisa menjadi pembelajaran untuk masyarakat Ibu kota dan sekitarnya," tutup Anies. (Ed: FRI)

BACA JUGA: Cek SENI & BUDAYA, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.



Berita Terkait