Update Korona 19 Januari 2021, DKI Jakarta Masih Jadi Penyumbang Kasus Terbanyak | Cek&Ricek
Sumber: Ceknricek.com

Update Korona 19 Januari 2021, DKI Jakarta Masih Jadi Penyumbang Kasus Terbanyak

Ceknricek.com -- Kasus baru Covid-19 di Indonesia pada Selasa,(19/1/21) bertambah 10.365 kasus sehingga total jumlah kasus positif per hari ini menjadi 927.380 kasus.

DKI Jakarta hingga saat ini masih menjadi provinsi dengan sumbangan  kasus tambahan terbanyak dengan 2.563 kasus positif disusul Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Penambahan kasus harian diperoleh satgas Covid-19 melalui pengetesan terhadap 70.634 spesimen, baik berdasarkan real time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau Tes Cepat Molekuler (TCM).

Positivity rate atau jumlah kasus positif/spesimen yang diperiksa hari ini sebesar 13,1 persen dari jumlah kasus terkonfirmasi di seluruh Indonesia. Sementara itu jumlah suspek mencapai 76.971 suspek.

Klik video untuk tahu lebih banyak - SOSIALISASI 3M DARI NURUL ARIFIN

Kasus pasien sembuh per hari ini bertambah 8.013 orang. Total pasien sembuh 753.948 orang. Jumlah kasus meninggal bertambah 308  orang. Total kasus meninggal per hari ini menjadi 26.590 kasus.

Dari data yang dihimpun, saat ini sebanyak 34 provinsi telah menjadi klaster baru virus korona dengan total sebaran 510 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Berikut 5 provinsi dengan penambahan kasus tertinggi per hari ini Selasa, (19/1/21) menurut data Kementrian Kesehatan RI:

1. DKI Jakarta: kasus tambahan 2.563b(total 232.289), sembuh 2.385 (206.856), meninggal 40 (3.814).

2. Jawa Barat: kasus tambahan 1.684 (total 115.756), sembuh 1.362 (total 94.026), meninggal 24 (total 1.399).

3. Jawa Tengah: kasus tambahan 1.613 (total 106.076), sembuh 715 (total 69.762), meninggal 104 (total 4.672).

4. Jawa Timur: kasus tambahan 972 (total 101.197), sembuh 814 (total 86.531), meninggal 89 (total 7.057).

5. Sulawesi Selatan: kasus tambahan 658 (total 42.355), sembuh 510 (total 3.654), meninggal 1(total 694).

Terkait vaksinasi Covid-19, vaksin, hari ini, Presiden Jokowi dan beberpa jajaran pemerintah lainnya melakukan vaksinasi Covid-19 perdana di Istana Negara Jakarta. Vaksin yang disuntikkan ke Jokowi adalah Coronavac buatan Sinovac.

Jokowi mengungkap, usai sesi perdana hari ini, pelaksanaan vaksinasi akan dilanjutkan di seluruh Indonesia setelah mendapat izin dari BPOM dan MUI.

“Vaksinasi perdana ini dilakukan setelah kita mendapatkan izin penggunaan darurat Emergency Use Authorization dari BPOM dan juga telah keluarnya fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),”imbuh Jokowi.

Jokowi menegaskan vaksinasi Covid-19 adalah upaya yang penting untuk keluar dari pandemi Covid-19 serta memberikan keselamatan bagi masyarakat.

“Memberikan perlindungan kesehatan kepada kita dan keselamatan, keamanan  bagi masyarakat Indonesia, serta membantu percepatan proses pemulihan ekonomi,” tukasnya.

Pesan pemerintah, ingatlah orang-orang tercinta agar terhindar Covid dengan jalan selalu pakai masker, jaga jarak aman dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Juga jangan lupa berdoa dan bertawakal kepada Tuhan.

Baca juga: Update Korona 19 Januari 2021, Kasus Positif Tembus 10.365 kasus

Baca juga: Update Korona 18 Januari 2021, DKI Jakarta Sumbang 2.361 Kasus Tambahan



Berita Terkait