Foto: Istimewa

Wheel Share Journey, Menyetarakan Orang Cacat Dalam Kehidupan Masyarakat

Ceknricek.com -- Boon Rawd Brewery Co., Ltd. bekerja sama dengan Universitas Teknologi Rajamongkol Thanyaburi, Thailand mengorganisir proyek Wheel Share Journey untuk menciptakan kesadaran publik tentang pentingnya orang-orang cacat, serta mempromosikan kesetaraan dalam masyarakat.

Di bawah proyek ini, mahasiswa di seluruh negeri didorong untuk ambil bagian dalam kontes merancang prototipe kursi roda praktis bagi penyandang cacat untuk digunakan di berbagai jenis permukaan.

Mengutip keterangan Natalia S. Tjahja, pendiri Yayasan Maria Monique Lastwish (YMM), di Jakarta, Jumat (11/10), sebanyak 287 tim dari seluruh negeri ambil bagian dalam kompetisi itu sejak Juni lalu. Dari jumlah tersebut, 10 yang berhasil mencapai babak final yang diselenggarakan di Universitas Teknologi Rajamongkol Thanyaburi, 6 Oktober lalu.

Para finalis harus menunjukkan kursi roda prototipe mereka yang diuji dalam kondisi simulasi yang berbeda seperti zigzag, jalan yang kasar dan miring atau di daerah berpasir.  Kriteria penilaian didasarkan pada kemampuan produk yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, kreativitas, desain, dan daya tahan bahan-bahan item.

Para atlet terkenal diundang untuk bergabung dengan komite juri.  Mereka--antara lain--pemain anggar kursi roda nasional Thailand Saisunee Jana, pemanah kursi roda nasional Thean Thongloy dan pemain tenis kursi roda nasional Chanungarn Techamaneewat.

Setelah melalui berbagai penilaian, tim MEC-T Universitas Teknologi Rajamongkol Thanyaburi terpilih sebagai pemenang pertama. Mereka berhak atas hadiah sebesar 200.000 Thai Bath (THB)--sekitar Rp93 juta dengan kurs Rp465.

Foto: Istimewa

Tempat kedua diraih Universitas Teknologi Utara King Mongkut, Bangkok Utara, sementara Universitas Dhurakij Pundit menempati urutan ketiga. Mereka menerima hadiah uang masing-masing 100.000 THB dan 60.000 THB.  Kursi roda prototipe pemenang akan dikembangkan lebih lanjut dan diproduksi untuk menyediakan layanan kursi roda di tempat-tempat wisata nasional.

Digagas Nick Bhirombhakdi

Wheel Share Journey digagas Nick Bhirombhakdi (Chutinant), Komite Paralimpik Kepala Thailand yang juga Wakil Presiden Eksekutif Senior di Singha Corporation Co., Ltd.

Ia mengatakan, proyek Wheel Share Journey meraih sukses dengan melibatkan siswa dari seluruh Thailald. Mereka mendaftar untuk bergabung dalam kontes. Pemilihan pemenang terutama ditentukan oleh kepraktisan produk dalam situasi kehidupan nyata, serta kriteria lain seperti kreativitas, desain, dan daya tahan bahan. 

Baca Juga: Robot Pesawat Ciptaan Tim Bayucaraka ITS Terima Apresiasi Presiden Erdogan

"Karena kami sudah memiliki tim pemenang, kami akan bekerja sama dengan Universitas Teknologi Rajamongkol Thanyaburi untuk lebih mengembangkan dan memproduksi kursi roda berdasarkan prototipe. Selain itu, semua biaya lot produksi pertama akan ditanggung oleh Yayasan Chamnong Bhirombhakdi," kata Nick Bhirombhakdi.

Foto: Istimewa

Kursi roda akan disediakan di berbagai lokasi wisata dan ke tempat-tempat umum yang membutuhkan barang-barang untuk melayani wisatawan dengan disabilitas. Yayasan juga akan bertanggung jawab atas logistik barang-barang kepada layanan publik yang menunjukkan minat pada barang-barang tersebut.

Nick Bhirombhakdi (Chutinant) menambahkan, Proyek Wheel Share Journey juga diadakan untuk memungkinkan siswa menerapkan pengetahuan dan menggunakan kreativitas mereka sebagai sarana untuk berkontribusi kepada masyarakat.

Universitas Teknologi Rajamongkol Thanyaburi akan bertindak sebagai pusat produksi kursi roda dan pada saat yang sama akan meneruskan informasi produksi ke lembaga lain dan ke yayasan pelatihan karier untuk membantu masyarakat penyandang cacat mencari nafkah.

BACA JUGA: Cek BISNIS INDUSTRI, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.



Berita Terkait