Foto: Yuni Arta Sinambela/Ceknricek.com

5 Kehebatan Apel Sebagai Camilan Sehat Sehari-hari

Ceknricek.com -- Rasanya yang renyah, juicy, manis dan penuh gizi, membuat apel menjadi favorit banyak orang untuk dinikmati setiap hari. Apel merupakan makanan bergizi padat yang secara alami bebas lemak, kolesterol dan sodium serta rendah kalori.

Selain mudah didapat dan selalu tersedia sepanjang tahun, apel merupakan buah yang kaya serat. Misalnya saja, apel ukuran sedang mengandung sekitar 5 gram serat.

Jenis serat yang ditemukan dalam apel adalah serat larut yang dapat membantu orang merasa kenyang lebih lama. Mengonsumsi apel 15 menit sebelum makan siang dapat membuat seseorang mengonsumsi lebih sedikit makanan atau kalori secara keseluruhan. 

Berikut lima kehebatan buah apel dari apel yang dipaparkan Washington Apple Commission dalam acara Washington Apple Week di FoodHall, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (5/12). 

Menurunkan Berat Badan dan Melawan Obesitas

Sebuah studi terbaru dari para peneliti di Washington State University menunjukkan bahwa mengonsumsi apel khususnya dari jenis Granny Smith dapat mencegah berbagai gangguan yang berkaitan dengan obesitas.

Senyawa-senyawa yang tidak dapat dicerna (serat, polifenol) dan karbohidrat sederhana dalam apel tetap utuh ketika mencapai usus besar di mana senyawa ini difermentasi oleh bakteri yang menciptakan kondisi yang kondusif bagi pertumbuhan bakteri baik dalam usus.

Foto: Yuni Arta Sinambela/Ceknricek.com

Para peneliti meyakini bahwa penemuan itu bisa membantu mencegah beberapa gangguan terkait obesitas, termasuk peradangan kronis tingkat rendah yang dapat menyebabkan diabetes. 

Menguatkan Otak

Peneliti di Cornell University menyimpulkan bahwa apel mengandung antioksidan kuat yang disebut quercetin, yang dapat melindungi oksidasi sel otak. Quercetin diyakini juga mampu mencegah radikal bebas yang dapat merusak sel-sel otak dan sel lainnya. 

Baca Juga: Menikmati Kesegaran Hidangan Apel di Washington Apple Week

Kulit apel mengandung sebagian besar quercetin, sehingga sangat dianjurkan untuk mengonsumsi apel dengan kulitnya untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi kesehatan otak. Berbagai penelitian lain menunjukkan bahwa mengonsumsi apel dapat mengurangi risiko kehilangan memori dan timbulnya penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer dan Parkinson. 

Apel Baik untuk Jantung

Kekuatan antioksidan dari buah apel juga bermanfaat bagi jantung. Sebuah studi pada 2012 dalam Journal of Foods Fungsional menemukan bahwa kadar LDL (kolesterol jahat) peserta riset yang makan sebuah apel sehari selama 4 minggu, turun sebanyak 40 persen dibandingkan dengan mereka yang tidak. 

Foto: Yuni Arta Sinambela/Ceknricek.com

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa tingkat kolesterol tinggi akan meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung, yang menjadi penyebab utama kematian di Amerika Serikat dan Indonesia. Selain antioksidan, serat dan vitamin 100 yang ditemukan dalam apel juga membantu melindungi jantung. 

Apel Dapat Menurunkan Risiko Terkena Diabetes Tipe 2

Menurut sebuah studi pada 2013 oleh Harvard School of Public Health, orang yang mengonsumsi setidaknya dua porsi buah-buahan tertentu, seperti apel, blueberry dan anggur setiap minggunya, secara signifikan dapat menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2. 

Foto: Yuni Arta Sinambela/Ceknricek.com

Dalam studi tersebut, terjadi penurunan risiko diabetes untuk mereka yang makan dua porsi buah setiap minggu sebesar 23 persen dibandingkan dengan mereka yang makan kurang dari satu porsi per bulan. 

Apel Baik untuk Menjaga Kesehatan Kulit dan Tulang

Apel merupakan sumber yang baik dari vitamin 100 dan juga vitamin B. Kedua vitamin esensial ini dapat meningkatkan kesehatan kulit dengan mempercepat produksi sel kulit, melawan jerawat dan iritasi kulit. 

Apel Granny Smith dan Red Delicious dapat menjadi pelindung bagi kulit karena mengandung tingkat kolagen dan elastin yang tinggi. Apel juga dapat melindungi tulang berkat kandungan phloridzin, flavonoid yang dapat melindungi wanita yang telah mengalami menopause dari osteoporosis dan juga boron untuk melindungi tulang. 

BACA JUGA: Cek SEJARAH, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.


Editor: ThomasRizal


Berita Terkait