Foto: Doc. Anies Baswedan

Anies Baswedan Pimpin Upacara Peringatan Rapat Raksasa IKADA di Monas

Ceknricek.com -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin upacara memperingati peristiwa Rapat Raksasa IKADA, Kamis (19/9).

Anies mengatakan Jakarta menjadi satu-satunya Provinsi yang memperingati peristiwa Rapat Raksasa IKADA secara rutin. "Hari ini 19 September, 74 tahun lalu, ratusan ribu orang berkumpul di Lapangan IKADA (Ikatan Atletik Djakarta), sekarang Monas, untuk menegaskan kemerdekaan RI yang telah diproklamirkan sebulan sebelumnya dan merekatkan pemimpin dengan rakyatnya," ujar Anies.

Menurut Anies, kemerdekaan Indonesia diperjuangkan oleh rakyat kecil dari kampung-kampung. Karena itu, jangan mengganggap remeh atau merendahkan masyarakat kampung karena mereka dulu yang ikut memperjuangkan kemerdekaan.

"Untuk kita di DKI, hormati dan hargai masyarakat kampung. Buat program-program untuk mengembangkan mereka dan menjadikan kampungnya nyaman, sehat dan bersih. Kalau keberpihakan itu ada, Insya Allah bisa jalan," kata Anies.

Foto: Doc. Anies Baswedan

Baca Juga: Sejarah Hari Ini: Rapat Raksasa Lapangan Ikada

Anies menambahkan, Ir. Soekarno, Presiden Pertama Republik Indonesia yang turut hadir dalam peristiwa IKADA Rapat Raksasa IKADA pada 19 September Tahun 1945, mengirimkan pesan sebuah Salam Kemerdekaan atau Salam Kebangsaan ketika menyampaikan pidato singkatnya.

"Ini yang sama-sama kita harus ingat, Pekik Merdeka yang sering disebut sebagai Salam Kemerdekaan/Kebangsaan tidak pernah dilakukan dengan tangan mengepal. Salam Kemerdekaan itu dengan tangan terbuka, salamnya bukan untuk memukul, tapi untuk merangkul. Bahkan tahun 45 bulan November, Bung Karno membuat maklumat khusus tentang Salam Kebangsaan/Kemerdekaan," ungkap Anies.

Foto: Doc. Anies Baswedan

Baca Juga: Napak Tilas Kemerdekaan, Ini 6 Tempat Bersejarah di Jakarta yang Patut Dikunjungi

"Mari kita kembalikan salam itu, peristiwa IKADA adalah peristiwa di mana Pekik Merdeka pertama kali digaungkan. Dan sesudah itu, dia menjadi salam sapa ke mana saja, siapa pun yang disapa dengan kata merdeka, maka ada perasaan ‘kami sebangsa, kami seperjuangan’," tutup Anies.

BACA JUGA: Cek SENI & BUDAYA, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.



Berita Terkait