Pramuka Disebut Efektif Dalam Kampanye Perubahan Perilaku | Cek&Ricek
Foto: Istimewa

Pramuka Disebut Efektif Dalam Kampanye Perubahan Perilaku

Ceknricek.com -- Kampanye perubahan perilaku khususnya dalam penerapan protokol kesehatan semakin efektif jika melibatkan Pramuka. Pasalnya dengan janji Trisatya dan Dasa Dharma, anggota pramuka bisa menjadi agen perubahan perilaku di tengah pandemi COVID-19.

Menurut Ketua Harian Pinsaka Kencana Nasional dr. Hernalom Gultom anggota pramuka bisa menjadi duta perubahan perilaku.

“Sebab, di pramuka sarat dengan janji, Trisatya dan Dasa Dharma,” ungkapnya dalam diskusi daring dengan tema “Implementasi Strategi Sosialisasi Perubahan Perilaku” di Jakarta, Selasa, (3/11//20).

Sejak masuk ke Pramuka, semua anggota langsung dikenalkan dengan Dwi Satya dan Dwi Darma. Begitu juga apabila telah menjadi penggalang, penegak, pandega, bahkan pramuka dewasa selalu hidup dengan Trisatya dan Dasa Dharma. Atas landasan dan bekal yang dimiliki setiap anggota pramuka tersebut, diyakini efektif menjadi agen perubahan perilaku di tengah masyarakat.

Klik video untuk tahu lebih banyak - SOSIALISASI 3M DARI NURUL ARIFIN

Selain itu, pramuka mempunyai jaringan yang kuat dan efektif hingga tataran akar rumput yang didukung dengan sistem organisasi dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan hingga gugus depan atau pangkalan. Berdasarkan data Kwarnas jumlah anggota atau peserta didik lumayan banyak yakni 22.987.049 ditambah pramuka dewasa 1.526.225 orang. Dengan jumlah tersebut, tiap-tiap individu yang tergabung dipramuka yang akan menjadi agen perubahan dibekali dengan protokol kesehatan sebelum mengedukasi masyarakat.

“Dalam melaksanakan peran sebagai agen perubahan perilaku, anggota pramuka harus memahami pedoman pelaksanaan sebagai acuan,” jelas Gultom.

Sasaran pramuka untuk sosialisasi perubahan perilaku yakni menyasar individu dan kelompok meskipun nantinya menyentuh keluarga.

“Total kita akan menyasar sekitar 10 juta individu,” katanya.

Dalam melaksanakan kampanye perubahan perilaku, akan dilakukan secara berjenjang oleh kwartir nasional dan kencana-kencana nasional supaya berhubungan langsung dengan gugus tugas. Upaya yang akan dilakukan Pramuka diantaranya seminar atau sosialisasi tiga wajib menghindari COVID-19 dengan penekanan disiplin 3M.

Sosialisasi 3M tersebut dikemas semenarik mungkin agar masyarakat juga tergerak dan menerapkannya, misalnya membuat video-video pengajaran yang relevan.

Baca juga: Indonesia Perlu Bermitra dengan Negara Lain Dalam Pengadaan Vaksin

Baca juga: Percepat Pelacakan COVID-19, Kemenkes Latih Tenaga Kesehatan


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait