Sumber: Reuters

Skandal Investasi Real Estate Terkuak, Vatikan Tunjuk Pengelola Keuangan Baru

Ceknricek.com -- Paus Fransiskus, Rabu (27/11), menunjuk pejabat senior Bank of Italy, Carmelo Barbagallo untuk memimpin pengelolaan keuangan di Vatikan. Ia menggantikan pengacara Swiss, Rene Brulhart yang berhenti minggu lalu setelah mandatnya tidak diperbaharui Paus. Kepergian Brulhart menyusul terkuaknya skandal real estate London di Vatikan, dimana polisi Vatikan pada 1 Oktober lalu menggerebek kantor Otoritas Informasi Keuangan (AIF).

"Saya akan meyakinkan sistem informasi keuangan internasional bahwa semua kerja sama akan diberikan dengan menghormati standar internasional terbaik," kata Barbagallo dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari Reuters.

Sebelumnya, sejumlah kepolisian menggerebek kantor AIF dan Sekretariat Negara pada 1 Oktober lalu. Tujuannya untuk menyelidiki investasi real estate di London yang dilakukan oleh Sekretariat.

Kepala Sekretariat, Kardinal Pietro Parolin, mengatakan bulan lalu kesepakatan properti memang belum transparan dan berjanji untuk menjelaskannya ke publik. Dewan AIF mengatakan mereka tidak melakukan kesalahan apa pun dalam investasi properti itu.

Masuknya Polisi Vatikan yang beroperasi di bawah surat perintah penggeledahan yang diterbitkan oleh jaksa Vatikan itu memicu kekhawatiran di komunitas keuangan internasional tentang kemampuan AIF untuk menjaga keamanan dokumen rahasia. Polisi menyita dokumen, komputer hingga ponsel selama penggerebekan.

Baca Juga: Paus Fransiskus Tak Setuju Nuklir Jadi Sumber Energi Masa Depan

Dua dari lima anggota dewan AIF mengundurkan diri untuk memprotes apa yang mereka lihat sebagai intervensi terhadap otoritas AIF. Lima karyawan Vatikan tetap diskors, termasuk direktur AIF Tommaso di Ruzza. Domenico Giani, kepala keamanan Vatikan dan pengawal paus, kemudian mengundurkan diri karena kebocoran dokumen terkait penyelidikan.

Ada Korupsi

Sebelumnya, pada konferensi persnya di dalam pesawat saat perjalanan pulang dari Jepang, Selasa (26/11), Paus Fransiskus mengaku bersyukur bahwa skandal ini terkuak, dan justru dibongkar oleh orang-orang dalam Vatikan sendiri. Dia merujuk pada fakta bahwa sebelumnya, sebagian besar skandal keuangan Vatikan justru diusut oleh orang luar.

Paus mengatakan bahwa pelaksana tugas Jenderal Auditor Vatikan telah menginformasikan padanya awal tahun ini, telah terjadi dugaan penyelewengan dalam kesepakatan investasi itu. Fransiskus telah meminta sang auditor untuk mengajukan keluhan kepada hakim kepala Vatikan.

“Saya senang skandal ini terkuak karena menunjukkan bahwa pemerintah Vatikan sekarang memiliki kemampuan untuk membersihkan hal-hal buruk yang terjadi di dalam," kata Fransiskus.

"Bahkan meski ada asas praduga tak bersalah, uang itu tidak dikelola dengan baik. Ada korupsi, itu jelas. Dengan interogasi kita akan melihat apakah mereka bersalah atau tidak. Ini adalah perbuatan tercela, tidak pantas ini terjadi di Vatikan,” ucapnya.

BACA JUGA: Cek OPINI, Opini Terkini Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini. 


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait