Foto: Istimewa

Tikus, Politikus, dan Virus Corona

Ceknricek.com -- Binatang yang kini tengah menjadi perbincangan tentulah tikus. Maklum saja, dalam kalender China, tahun 2020 Masehi masuk ke dalam tahun 2571 adalah sebagai tahun Tikus Logam. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini ada pemilik shio yang benasib baik, ada yang yang bernasib buruk. Konon, ada dua shio yang kurang beruntung di tahun ini yakni Tikus dan Kuda. Sedangkan shio yang memiliki keberuntungan adalah Naga, Kerbau, Macan, Monyet, Anjing dan Babi.

Para eks tim sukses Jokowi-Maruf Amin (Jokma) sudah banyak yang mendapatkan jatah kursi di lingkaran istana. Toh begitu, kendati sudah banyak yang dapat jatah mengisi kursi direksi dan komisaris Badan Usaha Milik Negara atau BUMN, bagi-bagi jabatan belum juga kelar. Ada anggota timses yang getol membela Jokma yang kini masih jomblo alias belum dapat jatah. Yah, mungkin mereka ini adalah pemilik shio yang kurang beruntung di tahun Tikus Logam. Mereka ini mungkin perlu lebih banyak lagi bermeditasi. Ya, atau setidak-tidaknya membuat surat ke kiri dan kanan kepada tokoh kuat di dekat Jokowi.

Tikus, Politikus, dan Virus Corona
Sumber: Antara

Yenny Wahid atau yang bernama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh lahir di Jombang, Jawa Timur, 29 Oktober 1974. Shio putri Gus Dur ini adalah Macan Kayu. Pada Tahun Tikus Logam, si macan bernasib moncer. Tak perlu bermodal pengamalan sebagai wirausahawati, ia dapat kursi tinggi sebagai komisaris di PT Garuda Indonesia, Tbk. Mungkin Yenny yang anak kiai itu diharapkan ikut bersih-bersih di tubuh Garuda dari tikus-tikus yang nakal.

Tikus, Politikus, dan Virus Corona
Sumber: Istimewa

Berlawanan dengan nasib Yenny, nasib buruk menimpa Wahyu Setiawan. Komisioner Komisi Pemilihan Umum atau KPU ini kena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menjelang tahun Tikus datang. Wahyu kelahiran 5 Desember 1973. Shio Kerbau Air. Wahyu bermain api dengan banteng. Fatal akibatnya. Wahyu menjadi tikus. Kini ia terperangkap dalam terungku KPK.

Politikus

Tikus ada di mana-mana. Di kandang sapi, di kantor KPU, di istana, bahkan di rumah-rumah ibadah. Politisi yang menjadi pengerat duit rakyat masuk kategori tikus, kendati secara fisik tidak bisa dimasukkan ke dalam ordo Rodentia.

Tikus banyak macamnya. Ada mencit (Mus sp.), tikus rumah (Rattus rattus), tikus got (Rattus norvegicus), tikus sawah (Rattus argentiventer), dan tikus wirok (Bandicota sp.). Koruptor, pencuri uang rakyat bisa dimasukkan ke dalam golongan mana saja.

Tikus, Politikus, dan Virus Corona
Sumber: Bisnisjabar

Baca Juga: Bom Waktu di Tahun Baru

Spesies tikus yang paling dikenal adalah mencit serta tikus got. Dua jenis tikus ini bisa ditemukan hampir di semua negara. Tikus jenis ini merupakan suatu organisme model yang penting dalam biologi; juga merupakan hewan peliharaan yang populer. Peliharaan? Ya, begitulah.

Celurut (shrew), yang sering disebut sebagai "tikus", sesungguhnya bukanlah termasuk golongan hewan pengerat, melainkan hewan pemangsa serangga (insektivora). Jadi celurut tidak bisa menjadi politikus.

Virus Corona

Kini, tahun tikus sudah mulai. Berbagai jenis tikus sudah keluar semua. Banyak juga tikus comberan. Penyakit baru pun sudah banyak muncul. Wabah virus corona menjadi salah satu penanda bahwa pada setahun ke depan masih akan muncul penyakit-penyakit baru lainnya yang perlu diwaspadai. Sebelum muncul wabah virus corona, ada sejumlah penyakit lainnya yang juga menggemparkan dunia. Di antaranya SARS, flu babi, cacar monyet, dan lainnya.

Baca Juga: Daftar 12 Negara yang Positif Terjangkit Virus Korona

Kini Pemerintah China tengah mencari tahu penyebab virus ini. Dugaan sementara, virus berasal dari binatang-binatang liar yang dijadikan makanan oleh warga Wuhan. Soalnya, sejumlah penderita awal yang terjangkit virus Novel 201 Coronavirus (2019-nCoV) itu adalah karyawan pasar makanan tersebut.

Tikus, Politikus, dan Virus Corona
Sumber: AFP

Vendor pasar makanan dan media China melaporkan, Pasar Makanan Laut Huanan menjual berbagai jenis makanan unik. Mulai dari anak serigala, rubah hidup, buaya, salamander raksasa, ular, tikus, burung merak, landak, daging unta hingga musang.

Berbagai binatang yang dijual di pasar itu merupakan spesies yang terkait dengan pandemi sebelumnya, yakni SARS. Sindrom pernafasan akut yang parah (SARS) melanda China dan menyebar ke banyak negara di dunia pada tahun 2002-2003. Wabah yang dicurigai berasal dari kelelawar dan musang liar itu menewaskan 800 orang di seluruh dunia pada saat itu.

Bisnis yang Moncer

Para ahli shio meramal pemilik shio Tikus akan menghadapi banyak masalah di tahun ini. Tikus akan sering sakit-sakitan. Enggak percaya diri. Tikus juga akan mulai bimbang dan ragu untuk memulai kehidupan. Para pejabat dengan shio tikus mesti siap-siap kena OTT.

Di tahun tikus logam ini, bisnis yang berhubungan dengan elemen tanah konon bakal moncer. Bisnis yang masuk dalam elemen tanah yaitu di sektor properti. Bisnis hunian yang belakangan kurang bergairah pada tahun ini akan mengalami perbaikan.

Tikus, Politikus, dan Virus Corona
Sumber: Istimewa

Baca Juga: Tahun Tikus Logam di Mata Master Fengshui

Selain properti, bisnis-bisnis yang berhubungan dengan elemen logam atau yang berhubungan dengan teknologi juga akan moncer. Terakhir, elemen api atau bisnis yang berhubungan dengan elemen api juga kinclong tahun ini. Elemen ini seperti event organizer, selebriti, dst.

Hanya saja, untuk mereka yang bershio Tikus hendaknya hati-hati. Tahun ini, iklim kurang berpihak bagi binatang pengerat. Kantor KPK konon memang sudah mulai kemasukan tikus. Namun, harus diingat, sesama tikus di sana tidak saling akur.

BACA JUGA: Cek SOSOK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait