Update Korona 20 Januari 2021, Tambahan Positif di DKI Jakarta Tembus 3.786 Kasus | Cek&Ricek
Sumber: Ceknricek.com

Update Korona 20 Januari 2021, Tambahan Positif di DKI Jakarta Tembus 3.786 Kasus

Ceknricek.com -- Kasus baru Covid-19 di Indonesia pada Rabu, (20/1/21) bertambah 12.568 kasus. Jumlah kasus positif bertambah bila dibandingkan hari sebelumnya, Selasa, (19/1/21) yang mencapai 10.365 kasus. Total jumlah kasus positif per hari ini menjadi 939.948 kasus.

DKI Jakarta hingga saat ini masih menjadi provinsi dengan sumbangan  kasus tambahan terbanyak dengan 3.786 kasus positif disusul Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Positivity rate atau jumlah kasus positif/spesimen yang diperiksa hari ini sebesar 15,9 persen dari jumlah kasus terkonfirmasi di seluruh Indonesia. Sementara itu jumlah suspek mencapai 79.418 suspek.

Kasus pasien sembuh per hari ini bertambah 9.755 orang. Total pasien sembuh 763.703 orang. Jumlah kasus meninggal bertambah 267 orang. Total kasus meninggal per hari ini menjadi 26.857 kasus.

Klik video untuk tahu lebih banyak - SOSIALISASI 3M DARI EKO PATRIO

Dari data yang dihimpun, saat ini sebanyak 34 provinsi telah menjadi klaster baru virus korona dengan total sebaran 510 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Berikut 5 provinsi dengan penambahan kasus tertinggi per hari ini Rabu, (20/1/21) menurut data Kementrian Kesehatan RI:

1. DKI Jakarta: kasus tambahan 3.876 (total 236.075), sembuh 3.885 (total 210.741), meninggal 33 (total 3.847).

2. Jawa Barat: kasus tambahan 1.814 (total 117.570), sembuh 1.484 (total 95.510), meninggal 13 (total 1.412).

3. Jawa Tengah: kasus tambahan 1.775 (total 107.851), sembuh 528 (total 70.290), meninggal 70 (total 4.742).

4. Jawa Timur: kasus tambahan 955 (total 102.152), sembuh 830 (total 87.381), meninggal 78 (total 7.135).

5. Sulawesi Selatan: kasus tambahan 661 (total 43.016), sembuh 627 (total 37.188), meninggal 4 (total 698).

Terkait vaksinasi Covid-19, vaksin, hari ini, Presiden Jokowi dan beberpa jajaran pemerintah lainnya melakukan vaksinasi Covid-19 perdana di Istana Negara Jakarta. Vaksin yang disuntikkan ke Jokowi adalah Coronavac buatan Sinovac.

Jokowi mengungkap, usai sesi perdana hari ini, pelaksanaan vaksinasi akan dilanjutkan di seluruh Indonesia setelah mendapat izin dari BPOM dan MUI.

“Vaksinasi perdana ini dilakukan setelah kita mendapatkan izin penggunaan darurat Emergency Use Authorization dari BPOM dan juga telah keluarnya fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),”imbuh Jokowi.

Jokowi menegaskan vaksinasi Covid-19 adalah upaya yang penting untuk keluar dari pandemi Covid-19 serta memberikan keselamatan bagi masyarakat.

“Memberikan perlindungan kesehatan kepada kita dan keselamatan, keamanan  bagi masyarakat Indonesia, serta membantu percepatan proses pemulihan ekonomi,” tukasnya.

Pesan pemerintah, ingatlah orang-orang tercinta agar terhindar Covid dengan jalan selalu pakai masker, jaga jarak aman dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Juga jangan lupa berdoa dan bertawakal kepada Tuhan.

Baca juga: Update Korona 20 Januari 2021, Kasus Positif Bertambah 12.568 Kasus

Baca juga: Update Korona 19 Januari 2021, DKI Jakarta Masih Jadi Penyumbang Kasus Terbanyak


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait